Memahami Filosofi dan Etos Kampus Universitas Al-Ghifari dalam Menyemai Kearifan Lokal


Universitas Al-Ghifari adalah salah satu perguruan tinggi yang dikenal dengan filosofi dan etos kampusnya yang kuat dalam menyemai kearifan lokal. Memahami filosofi dan etos kampus ini merupakan langkah penting bagi seluruh civitas academica untuk dapat lebih memahami nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh universitas ini.

Filosofi Universitas Al-Ghifari yang didasari oleh kearifan lokal menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan akademik maupun non-akademik yang dilakukan di kampus ini. Prof. Dr. Aminudin Zarina, seorang pakar pendidikan, menyatakan bahwa “memahami filosofi kampus adalah langkah awal untuk dapat menggali potensi kearifan lokal yang ada di sekitar kita.”

Etos kampus Universitas Al-Ghifari yang mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal juga tercermin dalam pola pembelajaran yang dijalankan di dalam kampus. Menurut Prof. Dr. Budi Santoso, seorang ahli pendidikan tinggi, “etos kampus yang kuat akan membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih tangguh dan mampu bersaing di era globalisasi.”

Dalam konteks pengembangan kearifan lokal, Universitas Al-Ghifari juga memiliki program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal. Dr. Retno Wulandari, seorang dosen antropologi, mengatakan bahwa “melalui pemahaman filosofi dan etos kampus, mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam melestarikan kearifan lokal di tengah arus globalisasi yang semakin cepat.”

Dengan memahami filosofi dan etos kampus Universitas Al-Ghifari dalam menyemai kearifan lokal, diharapkan seluruh civitas academica dapat turut serta aktif dalam melestarikan budaya lokal dan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. Dr. Aminudin Zarina, “penghargaan terhadap kearifan lokal adalah langkah awal menuju kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya kita untuk generasi mendatang.”